August 2008


Bulan Ramadhan selain bulan yang penuh berkah sebenarnya mempunyai beberapa nama julukan. Nama-nama itu merefleksikan makna keberkahan Ramadhan yang dapat diraih bagi yang menjalaninya dengan benar. Tulisan ini sebenarnya ulasan dari suatu artikel yang saya baca setahun yang lalu di beberapa situs Internet yang menjelaskan nama-nama lain bulan Ramadhan. Tapi, meskipun informasinya sudah beredar lama di masyarakat, tidak ada salahnya juga kan kalau kita mengingat kembali makna dan hikmah nama-nama bulan Ramadhan yang dikenal Umat Islam.

Bagi Umat Islam, pengidentifikasian nama-nama bulan Ramadhan dengan berbagai sinonimnya sebenarnya mengandung maksud. Nama-nama itu diungkapkan dengan singkat dan tepat sebagai “pengingat cepat atau penggugah” dan “keywords” tentang apa yang sebaiknya dilakukan di bulan tersebut. Selain itu, nama-nama bulan Ramadhan juga menyatakan berkah dan maghfirah yang dapat diraih pada kondisi dan suasana paling baik selama satu tahun ke belakang dan ke depan (Ramadhan tahun depan seandainya masih bisa diberi umur).

Demikian banyaknya keutamaan dan peluang untuk berubah di hadapan Allah SWT di bulan Ramadhan ini hingga bulan Ramadhan sering dikiaskan dengan perumpamaan Tamu Agung yang istimewa. Perumpamaan dan keistimewaan itu tidak saja menunjukkan kesakralannya dibandingkan dengan bulan lain. Namun, mengandung suatu pengertian yang lebih nyata pada aspek penting adanya peluang bagi pendidikan manusia secara lahir dan batin untuk meningkatkan kualitas ruhani maupun jasmaninya seoanjang hidupnya.

Karena itu, Bulan Ramadhan dapat disebut sebagai Syahrut Tarbiyah atau Bulan Pendidikan. Penekanan pada kata Pendidikan ini menjadi penting karena pada bulan ini kita dididik langsung oleh Allah SWT. Pendidikan itu meliputi aktivitas yang sebenarnya bersifat umum seperti makan pada waktunya sehingga kesehatan kita terjaga. Atau kita diajarkan oleh supaya bisa mengatur waktu dalam kehidupan kita. Kapan waktu makan, kapan waktu bekerja, kapan waktu istirahat dan kapan waktu ibadah. Jadi, pendidikan itu berhubungan langsung dengan penataan kembali kehidupan kita di segala bidang.

Menata kehidupan sesungguhnya bagian dari proses mawas diri atau introspeksi. Jadi, bulan Ramadhan sesungguhnya bulan terbaik sebagai masa mawas diri yang intensif. Proses mawas diri melibatkan evaluasi diri ke wilayah kedalaman jiwa untuk dinyatakan kembali dalam keseharian sebagai akhlak dan perilaku mulai yang membumi. Tentunya evaluasi ini didasarkan atas pengalaman hidup sebelumnya yaitu pengalaman atas semua peristiwa dan perilaku sebelas bulan sebelumnya sebagai ladang maghfirah yang sudah disemai dan ditanami pohon benih-benih perbuatan. Selain itu, evaluasi juga mencakup taksiran untuk kehidupan di masa depan, baik di dunia maupun di akhirat nanti.

Pada masa Rasulullah peperangan fisik banyak terjadi pada bulan Ramadhan dan itu semua dimenangkan kaum muslimin. Peperangan fisik di masa Rasulullah adalah suatu keharusan yang tidak dapat ditolak karena situasi dan kondisi yang dihadapi saat itu. Namun, seperti diungkapkan dalam hadis Nabi seusai Perang Badar, yang paling berat adalah peperangan kita untuk berjihad melawan hawa nafsu sendiri. Karena itu bulan Ramadhan sering disebut sebagai Syahrul Jihad dengan fokus pada pengendalian hawa nafsu diri sendiri (yaitu Wa Nafsi, simak QS 91:7).

Jihad melawan nafsu adalah ungkapan untuk menyucikan dan memurnikan nafsu kita untuk kembali semurni-murninya, yaitu dalam keadaan fitri. Ungkapan ini sebenarnya berasal dari firman Allah dalam QS 91:7-10 dan beberapa ayat lainnya yang berbunyi senada yaitu menyucikan jiwa. Menyucikan Jiwa adalah syarat yang mengiringi proses awal penerimaan wahyu yaitu IQRA (simak QS 96:1-5). Hal ini tentunya erat kaitannya dengan buah dari pendidikan jiwa secara intuitif maupun intelektual murni (atau intelek awal), dengan rasionalitas dan penyingkapan tabir-tabir gelap jiwa kita yang sejatinya “Ummi” dan “Fakir” di hadapan Allah, Rabbul ‘Aalamin (Pencipta, Pemelihara dan Pendidik semua makhlukNya).

Dari kedua pengertian nama bulan Ramadhan sebagai Bulan Pendidikan dan Bulan Jihad Melawan hawa nafsu tersebut, maka terungkaplah kemudian nama bulan Ramadhan sebagai Syahrul Qur’an. Al-Qur’an pertama sekali diturunkan di bulan Ramadhan dan pada bulan ini sebaiknya kita banyak membaca dan mengkaji kandungan Al-Qur’an sehingga kita faham dan mengerti perintah Allah yang terkandung di dalamnya. Karenanya, penamaan Syahrul Tarbiyah dan Syahrul Jihad sebenarnya berhubungan dengan suatu prakondisi sebelum Nabi Muhammad SAW menerima al-Qur’an sebagai Wahyu yang diwahyukan. Dalam konteks ini maka bulan Ramadhan sebagai Syahrul Qur’an sebenarnya merupakan peluang bagi semua Umat Islam yang bersyahadat dengan Nama Muhammad untuk mengkaji dan menggali nilai-nilai spiritual al-Qur’an untuk dinyatakan menjadi akhlak mulia alias akhlak Muhammad alias akhlak Qur’ani.

Pendek kata, Bulan Ramadhan sebenarnya merupakan napak tilas bagi semua Umat Islam untuk memakrifati perjanjiannya dengan Allah SWT (syahadatnya) sebagai manusia yang dilahirkan dan berkembang untuk menjalani hidup dengan kesadaran kudus. Napak tilas ini dilakukan lebih intim di Bulan Ramadhan dimana Umat Islam diharapkan dapat mengalami keadaan jasmani dan ruhani yang mirip dengan yang dialami Nabi Muhammad SAW ketika Al Qur’an turun ke Bumi. Inilah rahasianya kenapa di bulan ini ada yang disebut penyendirian total dengan I’tikaf di masjid pada 10 terakhir bulan Ramadhan dan ada malam Lailatul Qadar atau malam 1000 bulan. Karena itu, menurut saya, Ramadhan dapat disebut juga sebagai bulan napak tilas Nuzulul Qur’an dan Pemurnian Pengetahuan Tauhid dengan Aslim dan Islam yang lurus seperti halnya moyang Nabi Muhammad SAW dulu yaitu Ibrahim a.s yang memenggal kepala berhala yang dipuja kaumnya. Dari sini makna jihad melawan hawa nafsu pun dapat diungkapkan kembali sebagai jihad untuk memenggal kepala berhala-berhala hawa nafsu yang masih bercokol di dalam hati Umat Islam.

Selain prosesi yang bersifat keruhanian dengan pendidikan dan penerapan praktisnya, di bulan Ramadhan kita merasakan sekali suasana ukhuwah diantara kaum muslimin terjalin sangat erat dengan selalu berinteraksi di Masjid/Mushollah untuk melakkukan sholat berjama’ah. Dan diantara tetangga juga saling mengantarkan perbukaan sehingga antara kaum muslimin terasa sekali kebersamaan dan kesatuan kita. Syahrrul Ukhuwah adalah dimensi praktek yang dinyatakan bersamaan dengan pendidikan jasmani dan ruhani di bulan Ramadhan.

Seiring dengan semua itu, maka semakin jelaslah bahwa Bulan Ramadhan disebut juga sebagai Bulan Ibadah karena pada bulan ini kita banyak sekali melakukan ibadah-ibadah sunnah disamping ibadah wajib seperti sholat sunnat dhuha, rawatib dan tarawih ataupun qiyamullai serta tadarusan al-Ar’an. Bahkan dalam pengertian yang lebih luas, dimana semua makhluk diciptakan Allah sebagai hambaNya, maka semua aktivitas jasmani dan ruhani kita di Bulan Ramadhan dilatih untuk selalu menyatakan kebiasaan-kebiasaan luhur bahwa semua aktivitas kehidupan kita sejatinya adalah ibadah kepadaNya. Inilah dimensi makrifat Ramadhan ketika Umat Islam memasuki ketakwaan sesungguhnya sebagai tujuan dari diwajibkannya puasa (QS 2:183).

Untuk menjadi manusia takwa, peningkatan kualitas kemanusiaan terjadi di wilayah lahir maupun batin. Artinya dengan pemaknaan, pemahaman, ilmu dan tindakan yang seimbang dengan Kehendak Allah. Dengan hati, akal, dan perbuatan seluruh bagian tubuh manusia. Puasa Umat Islam di Bulan Ramadhan, akhirnya memang bukan sekedar menahan lapar dan haus secara harfiah. Namun, meliputi seluruh kenyataan diri kita sebagai makhluk yang berjasad, berjiwa, dan diberi amanat Ilahi untuk mengungkapkan jati diri kekhalifahanNya (kemampuannya untuk menerima amanat Pengetahuan Tauhid).

Karenanya, tolok ukur keberhasilan seseorang menjalankan puasa Ramadhan sebagai manusia yang takwa justru akan terlihat bukan hanya saat puasa dilaksanakan semata. Hasil puasa Ramadhan yang optimal dengan kiasan 1000 bulan, justru harus lebih banyak mempengaruhi perilaku manusia di waktu sesudah puasa, yaitu 11 bulan ke depan sampai kematian tiba. Penekanan dengan sisipan “harus” ini untuk mengingatkan kita supaya jangan menjadi bodoh dan lalai kembali seolah-olah Umat Islam hanya menjadi umat yang baik di bulan Ramadhan dan menjelang Iedul Fitri saja. Suasana Ramadhan harus dapat disebarkan kedalam rentang waktu 11 bulan kedepan setelah Ramadhan dan Iedul Fitri. Itulah sebenarnya Ladang Maghfirah yang harus mulai kembali diolah terus menerus untuk ditanami dengan amaliah kehidupan untuk menghasilkan buah-buah kehidupan yang paripurna.

Ladang Maghfirah adalah modal sekaligus peluang bagi manusia untuk kembali sadar dan berjalan di jalan Shirathaal Mustaqiim dan sampai dengan selamat di hadirat Allah SWT. Peluang ini berlaku bagi semua umat Islam yang dewasa dan bertanggung jawab, yang jiwanya selama menjalani kehidupan telah terkontaminasi oleh berbagai perbuatan yang tidak patut dalam ukuran norma Iman dan Islam. Tidak ada batasan ketika peluang itu dinyatakan saat Ramadhan yaitu bagi semua perbuatan yang dilakukan dengan sengaja ataupun tidak. Karena itu, di bulan Ramadhan yang diwajibkan untuk berpuasa dengan tujuan menjadi takwa, maka jiwa Umat Islam sesungguhnya “dapat” diperhalus kembali ke posisi fitri untuk melangkah kembali ke masa depan dan menjalani kehidupan dengan cerapan makna yang semakin meningkatkan kualitas kemanusiaannya (yaitu sebagai manusia takwa).

Ramadhan, kembali dan selalu akan kembali selama kita masih hidup. Dan selama kita hidup pula, Allah SWT selalu menyediakan waktu ampunan bagi semua manusia, khususnya Umat Islam, untuk berdekat-dekatan dengan keintiman khusus yang disebut Bulan Ramadhan. Jadi, luruskanlah niat untuk beribadah Ramadhan dengan totalitas kehambaan di hadapanNya, tertunduk dan berserah diri padaNya dengan jujur guna meraih ketakwaan sesungguhnya.

azure ray.

1454 HRS

waaa.da nk pose da do.sekejap je da nk raya.da msk bulan ramadan da pon.tp esok la.mlm ni kene gi teraweh la makneny.hoho.aku pon xtau nk sahur pe nnt.kt umah ni leh thn lg,ade nasi.tp kt hostel nnt xtau la ape ade kt hostel tuh.nk mkn roti ke,air kosong.terpulang ar.klu aku rase perlu sahur,aku mkn la pape yg ade.even biskut kering pon kn.haha.ok la.selamat berpuasa.dan selamat menyambut ramadan al-mubarak.yoroshiku onegaishimasu!

azure ray.

Malaysia

saya ingin mengucapkan selamat menyambut hari kemerdekaan yg ke-51.semoga roh² parajurit yang berjuang untuk tanah air kite sentiasa diredhai-Nya.amin.klu mereka tiada,x mungkin kite akan dapat mengecap keamanan yang ade skrg.

Logo Kemerdekaan

Sedikit Keterangan Mengenai Berkenaan Logo Kemerdekaan Ke-51

Tema : Perpaduan Teras Kejayaan

Rekabentuk logo ini diilhamkan dari ikatan 3 figura yang saling berganding bahu menunjukkan perpaduan erat melambangkan ”Perpaduan Teras Kejayaan”.

Tiga ikatan figura manusia saling berganding bahu menunjukkan rakyat yang bekerjasama di antara satu sama lain dalam menjaga keamanan dan memajukan negara.

Tiga rupa bentuk manusia digayakan bergandingan bahu adalah mewakili kaum-kaum di Malaysia yang bersefahaman bagi menunjukkan mereka telah mencapai kejayaan dalam perpaduan.

Warna merah simbol keberanian rakyat. Putih simbol kesetiaan keseluruhan rakyat Malaysia. Warna biru melambangkan perpaduan yang dijalinkan oleh kaum-kaum di Malaysia. Manakala warna kuning pula melambangkan Sistem Beraja dan Yang di-Petuan Agong. Ianya juga membawa maksud warna kegemilangan/keemasan yang dikecapi oleh rakyat Malaysia.

0156 HRS

yosh!waa siap gak assignment aku.gile betol.dlm mase sehari pon da leh siap.tp xtau la markah nnt kn?kompem markah usaha untuk sehari je.ahaah.ok la.aku nk tido.saje nk lepas geram kt sini.yoroshiku onegaishimasu!

1821 HRS

yosh!ari ni aku aku rase bosan gile.da la ujan.sorang pon x online.hello-online pon da x update sgt.x bnyk sgt video² yg baru.haiz.sungguh bosan.da la pc aku tetibe masuk malware.mmg x gune la.x psl² kene wat keje.ok la.aku da xde mood nih.yoroshiku onegaishimasu!

japan


Using verbs

In the present tense, it’s very easy to make simple sentences with Japanese
verbs. Why? Because in plain speech, they require no conjugation. In Japanese,
the predicate verb (the main verb of a sentence), will always be at the end of a
sentence, with the exception of particles that may follow it. Let’s look at an
example (from now on, any vocabulary that you don’t recognize and that has not
been explained in a previous lesson will be at the bottom of the lesson):
Tanaka san wa mizu o nomu.
[Tanaka tpc water oj drink.]
Tanaka drinks water.

Note: I have used the arbitrary abbreviations tpc to show that wa marks a topic
and oj to show that o marks an object. I will also use sj to show that ga marks a
subject.
Ame ga furu.
[Rain sj precipitate.]
It’s raining.

Kore o kau ka.
[This oj buy?]
Will you buy this?
Itsu gohan o taberu?
[When meal oj eat?]
When will you eat?
See? It’s pretty simple at this point. You can see that I put “you” in a number of
the translations. The speaker could just have easily been referring anyone else,
depending on the context, but if you ask something like the above and you are
not talking about anybody in particular, the listener will assume that you are
referring to him or her.
Now that you know how to place a verb into a sentence, let’s take it up a notch
with:

Conjugation

Conjugation wise, there are three types of Japanese verbs: ichidan verbs, godan
verbs, and irregular verbs. Ichidan means “one step” and verbs are put into this
category because they are conjugated rather easily. Other teaching methods refer
to them as ru verbs or vowel verbs. The title godan, meaning “five step” will be
explained later. Godan verbs are also known as “u” verbs or consonant verbs.
Let’s start with ichidan verbs first, since they are the simplest.

Ichidan verbs

All ichidan end with either -eru or -iru. So if you see a verb with any ending
other than this, it’s not an ichidan verb.
Like I said, ichidans are relatively easy to conjugate and all you have to do to
change a plain ichidan verb into the past tense, all you have to do is take the -ru
off the end and replace it with -ta.
taberu –> tabeta
oshieru--> oshieta
iru –> ita

Godan verbs

Godan verbs are not so easy, so I have them herded into some groups that
conjugate similarly.
-U, -TSU, -RU
-MU, -NU, -BU
-KU
-GU
-SU

You can see that godan verbs may also end in -ru. This means that you have to
learn whether any particular verb with -iru or -eru at the end is ichidan or godan.
I would say that there are more ichidan verbs ending in -eru than godan verbs,
and more godan verbs ending in -iru than ichidan. But there are a lot of both in
both groups.
To conjugate verbs that end in -u preceded by a vowel, -tsu or -ru , remove the
final syllable (the ending) and replace it with -tta:
matsu –> matta
hashiru –> hashitta
toru –> totta
kau –> katta
Verbs with -mu, -nu or bu conjugate by removing the ending and adding -nda:
yomu –> yonda (there aren’t very many -mu verbs)
shinu –> shinda (this is the only -nu verb)
yobu –> yonda (this is the same as for yomu, gotta look at context for these)
tobu –> tonda
For verbs with -ku, change it to -ita
tataku –> tataita
-gu changes to -ida
isogu –> isoida
and finally,
Verbs with -su change it to -shita
hanasu –> hanashita
desu –> deshita
There are four verbs that conjugate irregularly in the past tense:
suru –> shita
iku –> itta (this is its only irregular conjugation)
kuru –> kita
da –> datta
You can use the past tense just as you would use the present tense. Simply put it
at the end of the sentence.
Uta o utatta.
[Song oj sang.]
[I] sang a song.

Nihongo o hanashita.
[Japanese oj spoke.]
[I] spoke Japanese.

Michio san ga tabeta.
[Michio sj ate.]
Michio ate./Michio has eaten.
Kuruma o oshita.

[Car oj pushed.]
[She] pushed the car.

Useful words to add to your list

Miscellaneous words:

san – this word is added to the end of a person’s name to show simple respect for
that person. Many people equate it with “Mr.” or “Mrs.” but it’s a little different.
It can be used with first names as well as surnames, and should not be forgotten.
You should use it any time you refer to another person, but never when referring
to yourself.
itsu – when
Michio – a female given name
Tanaka – a surname

Pronouns:

kore – this
sore - that
are - that over there
ame - rain
gohan - a meal, boiled rice
kuruma - car
mizu - water
nihongo - the Japanese language
okane - money
sora - sky
terebi - T.V.
uta - song

Adjectives:

atsui - hot
ii - good
samui - cold
warui - bad

Verbs:

erabu - to choose
furu - to precipitate, to fall (for rain, snow, etc.)
hashiru - to run (godan)
iku - to go
iru - to exist (for animate objects: people, large animals, etc.) (ichi)
isogu - to hurry
kau - to buy
kiku - to listen
kuru - to come
matsu - to wait
motsu - to have
nomu - to drink
oshieru - to teach (ichidan)
osu - to push
shinu - to die
suru - to do
tataku - to hit
tobu - to jump, to fly
toru - to take
utau - to sing
yobu - to call
yomu - to read

1610 HRS

bus stand.

yosh!wahaahh.gile do smlm.mmg aku x larat.bayangkn la.aku kuar hostel kol 2.30.smp umah kol 11.30.mmg cantit ar sgt.aku xtau la nk wat pe.kol 1 lebih,aku gi solat jumaat dulu.pastu blk hostel mandi² dulu trs kuar hostel tggu bus.tggu bus pon x lame.kitorang turun hostel trs dtg bus.then,kitorang nek bus smp la kolej.psl aku nk antar assignment.sambil² antar assignment tuh,aku watkn assignment untuk member aku.aku tolong skit² je la kn.da abis print tu,aku soh member aku antar assignment dia ngan member aku yg sornag lg nih.kebetulan pon dia nk antar assignment gak.aku lepak ngan member aku yg rabun nih kt tepi hall.mkn² kopok lekor jap.da abis tggu tuh.member aku yg rabun ni nk jumpe dia punye scandal lak kn.time tu pon da kol 3 lebih.dia lepak ngan scandal dia tuh dkt setengah jam gak la.aku ngan member² aku yg laen ni pon bosan gak menunggu mcm bangang.time tggu tu lak,aku kt kedai hijau.kedai mkn la kn.aku sembang ngan member satu apartment ngan aku psl ping pong.kebetulan smlm de olympic match ping pong.singapore lwn korea.sengit gak do.da abis sembang tuh.aku paksa gak member rabun aku tu cpt.scandal dia plak ckp kitorang menyibuk.ahah.xpe la kn.kitorang nk blk cpt.masing² lapar.kitorang tggu bus lak.mmg gile lame tggu bus.cam haram.member rabun aku ni siap sempat beli rokok kt dlm kolej.wah standard.da smp la bus.time tu da kol 4 lebih.kitorang bajet nk stop kt seksyen 2.tp berhenti kt pkns dulu.sbb member aku ade kt sane.kitorang stop kt pkns.da stop kt pkns tu plak,nk tggu member yg dkt hostel tuh.fuhh mmg pnt.tp xpe.member² punye psl xde hal la kn.lame gak la tggu diorang smp.kol 5 camtu diorang pon smp ar.kitorang nk nek bus u80.tp tgk gile babeng orang ramai gile.mmg da cam ulat sampah la dlm tuh.fuhh.lepak² jap kononny nk tggu bus len.nk nek kt seksyen 2.leh ar dpt tmpt dudok.klu berdiri je pnt.da la jauh shah alam ngan kl sentral tuh.kitorang tggu mmg lame gile.siap leh wat sesi photografi lak tuh.ahah.ntah pape la.tgh tggu tuh,member satu course ngan aku turun dr bus.kitorang x nek bus tuh.so,kitorang sembang la psl assignment tu pe sume sementara tggu bus nk gi seksyen dua.smp je kol 6.kitorang da x tahan dok kt bus stand,kitorang nek bus t605 yg menuju ke kolej,pastu ttdi,hostel kitorang,then patah blk ke pkns.kitorang nek bus tuh.2 org member aku x ikot sbb diorang nk jln kaki gi seksyen 2.aku xtau la jauh ke .sbb time tu aku mengantok.aku da naek t605 tuh,aku tido dlm tuh sejam smp pkns.mmg sdp aku ckp.feeling abis.da smp pkns tuh.turun blk.haiz.turun kt situ lg.nk nek u80.time tu kol 8.tp ramai gile kt u80 tuh!hmm.x paham la aku ramai sgt.ramai indon aku tgk.rase aku nk bakar je indon² nih.psl diorang full lak bus.kiwak.pastu aku gi seksyen dua.da smp seksyen 2 tuh,dpt gak tmpt dudok kt u80.fuhh alhamdullilah.tp lmbt lak dia gerak.x gune la.kt seksyen 2 pon da padat bus u80 aku nek tuh.smp kt pkns lg la.dekat sejam gak nk smp kl sentral.da smp kl sentral tuh.aku tgh pegang tiket² member aku ngan aku puny skl.mmg bnyk kt tgn aku tuh.pastu ade lak amoi tua nih kelam kabot mintak tiket aku.aku bg je la.kemarok ke hape aku xtau la.pastu kitorang lepak toilet klia express.hahah.x bleh blah.pastu beli tiket then nek ktm.da smp bts la.wahhh smp gak destinasi yg ditujui.pastu kitorang bersurai ikot haluan masing.aku ngam member rabun aku ni je ikot haluan same.dia beli kopok lekor.sbb dia gile kopok lekor kot.aku pon tumpang bedal psl perut da bunyi.hahaha.smp kt tmn skodeng.jumpe member² kitorang yg tgh cuti mid sem.bapak best!diorang dpt cuti tp kitorang x dpt cuti.hampeh betol.haiz.lepak²,sembang²,aku blah kol 11.15.smp umah kol 11.30.aku pon smp la umah.mandi mkn pe sume.aku bkk pc on9.woo.time aku rase pnt gile.xtau la wat pe sehari suntuk kt shah alam tuh.kt bus stand lak tuh.ok ok.bnyk gile aku merapu ari nih.weh.ade album baru aku taruk tau.usha² ar.yoroshiku onegaishimasu!

azure ray.

1721 HRS

yosh!haha.ari ni aku cuti do.dak course aku sume cuti.so,mmg smlm kitorang tido lmbt.tp aku tido awl la.ngantok gile.haiz.aku sorang lak tuh tido dlm bilik yg agak keras.seram gak ar.last² aku bgn kol 10 lebih td.tp x puas do tido.sbb aku rase tido smp kol 10 cam hari² biasa je.mmg x best.last² men pc member aku jap.mandi trs gi cc.skrg kt cc ar.lgpon nk watpe kt hostel tu.xde ape pon.bek aku gi cc.klu nk gi pkns lak,rase mcm xde ape plak.jln² cmt je.ok la.aku mls nk merapu².yoroshiku onegaishimasu!

azure ray.

1238 HRS

yosh!smlm best do.mmg best.uish best gile ar.adoi mmg best ar.sonok gile.pergh sonok.waahahah.sonok ar.mmg sonok.best gile.sonok dan best giler.mmg gile² best.aduh best do.x terkata best.mmg sonok do.sonok gile shial!wahaahahha!bye bye.yoroshiku onegaishimasu!

azure ray.

0945 HRS

waaa.bosan tol la minggu nih.ramai member² aku yg x blk.klu yg blk pon x sempat nk lepak ngan diorang sbb aku blk ari sabtu.so,bile ny aku ade mase nk lepak ngan diorang.nk lepak pon last² diorang da blk kolej da.haiz.bosan amat².bet la korang sume dak² poli ngan matrix.dpt cuti seminggu.x gune betol.nnt uitm pulak dpt cuti seminggu.arggh!kolej aku klu x cuti seminggu.tp tu la.dia tangguh smp raya nnt.konnonnya nnt cuti cepat skit sbb pas final exam da nk raya.adoi.susah betol la.aku igtkn baru la nk rehat skit je pale ox nih.hm.ari ni aku da la bgn lmbt.aku tido pas subuh td.pastu aku kunci jam nk bgn kol 8.alih² aku bgn kol 9.adush!payah2.skrg ni pon aku da nk blk kolej da nih.kol 1 nnt ade kelas.tu pon ade la.klu batal lg x tau la.wat pnt je aku blk.supe aku duduk kt umah tido je.ahhahh.ari ni mst ade bende yg x kene jd nnt.aku rase mcm x sdp ati lak kn.smlm pon aku dpt gak tido petang.leh la bertenagan skit ari nih walaupon aku tido 3 jam je.waaaa.xpe la.nk wat camne.da terbangun lmbt.ok la.aku nk gi mkn nih.pastu nk berangkat.ade bende baru aku akan bgtau ampa la k?yoroshiku onegaishimasu!

azure ray.

Next Page »